Gambar
Ilustrasi.@Getty Images/iStockphoto/Doucefleur
MAJALAHJURNALIS.Com
(Jakarta) - Tangan kesemutan mungkin menjadi hal
yang pernah dialami semua orang. Tangan akan mati rasa dan merasakan sensasi
geli dalam beberapa saat. Ini kadang terjadi setelah tangan tertimpa badan saat
tidur.
Jika
kesemutan terjadi karena hal tersebut dan segera hilang dengan sendiri, maka
hal ini bisa dibilang wajar. Namun ketika tangan sering kesemutan tanpa
penyebab yang jelas, maka bisa jadi merupakan gejala dari masalah kesehatan.
Dalam
artikel ini akan kita ulas kenapa tangan sering kesemutan dengan 10 kemungkinan
penyebab umum, lengkap dengan cara mengatasinya.
Penyebab Umum Tangan
Sering Kesemutan
Dirangkum
dari situs Healthline dan Medical News Today, berikut ini 10 Penyebab Umum Tangan Sering Kesemutan:
1. Saraf Terjepit
Seseorang
mungkin mengalami saraf terjepit jika ada terlalu banyak tekanan pada saraf
dari jaringan di sekitarnya. Hal ini bisa terjadi karena cedera, gerakan
berulang, dan kondisi peradangan tertentu.
Saraf
terjepit bisa terjadi di mana saja, termasuk tangan maupun kaki. Salah satu
gejalanya adalah sering kesemutan, mati rasa, atau nyeri.
2. Kekurangan Vitamin
Kekurangan
asupan nutrisi akan berpengaruh pada kondisi fisik. Sering kesemutan mungkin
diakibatkan kekurangan vitamin tertentu yang berkaitan dengan saraf.
Misalnya
kekurangan vitamin B12 yang bisa menyebabkan kerusakan neurologis. Kemudian
Vitamin B1 atau yang dikenal sebagai tiamin dibutuhkan tubuh untuk perbaikan
neuron. Kekurangan B1 bisa menyebabkan rasa sakit atau kesemutan di tangan dan
kaki.
Selain
itu, vitamin E dan B9 (folat) juga dibutuhkan tubuh. Jika tidak terpenuhi,
salah satu gejalanya adalah kesemutan.
3. Carpal Tunnel
Syndrome
Syndrome
carpal tunnel atau sindrom terowongan karpal merupakan kondisi umum ketika
saraf median tertekan saat bergerak melalui pergelangan tangan. Ini bisa
disebabkan oleh cedera, gerakan berulang, atau kondisi peradangan.
Penderita
sindrom terowongan karpal mungkin merasakan mati rasa atau kesemutan pada empat
jari pertama tangan mereka.
4. Neuropati Akibat
Diabetes
Neuropati
merupakan kondisi yang disebabkan oleh kerusakan saraf. Ada banyak jenis
neuropati, salah satunya adalah neuropati diabetik, yaitu kerusakan saraf
akibat diabetes.
Kondisi
ini biasanya memengaruhi tungkai dan kaki, dan terkadang lengan dan tangan.
Selain merusak saraf, hal ini juga dapat merusak pembuluh darah yang memasok ke
saraf.
5. Gagal Ginjal
Gagal
ginjal merupakan kondisi ketika ginjal sudah tidak lagi berfungsi dengan baik.
Akibatnya, cairan dan produk limbah bisa menumpuk di dalam tubuh, yang bisa
merusak saraf. Kesemutan bisa terjadi akibat gagal ginjal, paling sering terjadi
pada tungkai atau kaki.
6. Kehamilan
Kehamilan
juga mungkin menyebabkan kesemutan. Hal ini karena bagian tubuh yang membesar
menimbulkan tekanan pada saraf, maka ibu hamil mungkin akan sering merasa
kesemutan di tangan dan kaki.
7. Penggunaan Obat
Sebagian
obat bisa menyebabkan kerusakan saraf, yang kemudian bergejala sering kesemutan
di tangan atau kaki. Obat ini antara lain obat kemoterapi, HIV, obat jantung,
obat antiinfeksi, maupun obat antikonvulsan.
8. Gangguan Autoimun
Autoimun
terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara tidak sengaja menyerang sel-sel
tubuh Anda sendiri. Beberapa gangguan autoimun yang mungkin bergejala kesemutan
adalah artritis reumatoid, sklerosis multipel, lupus, dan penyakit celiac.
9. Keracunan
Ketika
seseorang menelan zat beracun, maka zat ini akan diserap melalui kulit yang
kemudian dapat menyebabkan kesemutan. Beberapa racun yang dapat menyebabkan hal
ini adalah arsenik, talium, dan merkuri
10. Kecemasan
Terakhir
kesemutan mungkin terjadi karena kondisi psikologis seperti kecemasan atau
anxiety. Salah satu gejala kecemasan adalah bernapas dengan sangat cepat,
sehingga menyebabkan ketidakseimbangan kadar karbon dioksida dan oksigen. Hal ini
bisa menyebabkan kesemutan.
Cara Mengatasi Tangan
Sering Kesemutan
Cara
mengatasi tangan sering kesemutan disesuaikan dengan penyebabnya. Ketika
penyebabnya hilang, maka gejala tangan sering kesemutan juga akan hilang.
Namun
ketika mengalami kesemutan, berikut ini beberapa perawatan di rumah yang
dilansir dari WebMD:
- Istirahat
cukup.
- Menggunakan
bidai.
- Kompres
dingin atau panas.
- Minum
pereda nyeri.
- Latihan
khusus.
Kapan Harus ke
Dokter?
Tangan
kesemutan mungkin adalah gejala ringan. Namun dalam hal tertentu, ini bisa
berbahaya. Berikut ini beberapa kondisi yang mengharuskan seseorang harus
segera berkonsultasi dengan dokter.
- Mengalami
perubahan dalam bicara, penglihatan, atau pernapasan
- Terjadi
sensasi mati rasa atau kesemutan di seluruh lengan, kaki, atau area tubuh lain,
atau yang menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh
- Wajah
atau dada terasa lumpuh atau kehilangan rasa.
- Kehilangan
kontrol kandung kemih atau usus
- Rasa
lemah atau mati rasa muncul secara tiba-tiba
- Merasa
pusing atau kehilangan kesadaran
- Merasakan
gejala di paha, area genital, atau bokong
Demikian
tadi 10 kemungkinan penyebab kenapa tangan sering sering kesemutan. Jika
mengalami kesemutan yang tidak jelas penyebabnya, maka sebaiknya detikers mulai
waspada dan jangan segan berkonsultasi dengan dokter.
Sumber
: detikHealth
- Istirahat cukup.
- Menggunakan bidai.
- Kompres dingin atau panas.
- Minum pereda nyeri.
- Latihan khusus.
- Mengalami perubahan dalam bicara, penglihatan, atau pernapasan
- Terjadi sensasi mati rasa atau kesemutan di seluruh lengan, kaki, atau area tubuh lain, atau yang menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh
- Wajah atau dada terasa lumpuh atau kehilangan rasa.
- Kehilangan kontrol kandung kemih atau usus
- Rasa lemah atau mati rasa muncul secara tiba-tiba
- Merasa pusing atau kehilangan kesadaran
- Merasakan gejala di paha, area genital, atau bokong
0 Comments