Puluhan jemaah Pesantren Al Khoiriyah
di Desa Wates Tulungagung melaksanakan salat Idulfitri.@Beritasatu.com/Moh.
Muaijijin
MAJALAHJURNALIS.Com (Tulungagung)
- Puluhan jemaah Pesantren Al Khoiriyah di Desa Wates,
Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, melaksanakan salat
Idulfitri pada Sabtu (29/3/2025).
Mereka merayakan Hari Raya Idulfitri
setelah menjalani ibadah puasa selama 30 hari penuh, karena sebagian telah
memulai puasa dua hari lebih awal dari ketetapan pemerintah.
Pantauan Beritasatu.com, sejumlah
jemaah terlihat datang ke masjid yang berada di lingkungan pesantren untuk
melaksanakan salat Idulfitri. Alasan mereka merayakan Lebaran lebih awal,
karena mereka memiliki perhitungan khusus dalam menentukan awal puasa Ramadan
dan Syawal.
Pelaksanaan salat Id kali ini
dilakukan tanpa menggunakan pengeras suara. Jemaah melaksanakan takbir dengan
suara pelan di dalam masjid sebagai tanda dimulainya salat Idulfitri di
Pesantren Al Khoiriyah.
Sebagai bentuk penghormatan kepada
warga sekitar, mereka juga memilih untuk tidak mengadakan open house. Jemaah
memutuskan untuk menunggu penetapan resmi dari pemerintah sebelum menggelar
kegiatan tersebut.
Petugas Kepolisian Sektor Sumbergempol
dan TNI turut berjaga di pintu masuk kawasan pesantren guna mencegah hal-hal
yang tidak diinginkan karena adanya perbedaan perayaan Idulfitri di desa
tersebut, sedangkan pemerintah belum memutuskan 1 Syawal 1446 Hijriyah.
Kapolsek Sumbergempol, Iptu Mohammad
Anshori menjelaskan, sekitar 60 jemaah mengikuti pelaksanaan salat Id di
Pesantren Al Khoiriyah. Salat dilaksanakan di Masjid Nur Muhammad yang dihadiri
oleh keluarga besar dari pihak pesantren serta beberapa santri khusus.
"Puluhan santri Al Khoiriyah
melaksanakan salat Idulfitri pada hari ini, Sabtu (29/3/2025), diikuti oleh
santri khusus pesantren dan warga sekitar. Pelaksanaan salat berlangsung dengan
lancar tanpa kendala. Masyarakat di sini juga saling menghargai dan
menghormati," ujar Kapolsek Sumbergempol Polres Tulungagung, Iptu Mohammad
Anshori.
Menurut Anshori, pelaksanaan salat
Idulfitri lebih awal ini sudah menjadi tradisi di kalangan jemaah Pesantren Al
Khoiriyah di Tulungagung. Hal itu lantaran mereka memiliki perhitungan
tersendiri untuk menentukan awal Ramadan dan Syawal.
Sumber : Beritasatu.com
0 Comments