Ticker

7/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Anggota DPRD Pematangsiantar Arogan Pukul Mahasiswa saat Demo UU TNI

 

Tangkapan layar momen mahasiswa diduga dipukul anggota DPRD Pematangsiantar.dok. Istimewa


MAJALAHJURNALIS.Com (Pematangsiantar) - Anggota DPRD Pematangsiantar, berinisial RM viral di media sosial karena ulahnya diduga memukul mahasiswa Universitas Simalungun (USI) bernama Afriadi Lesmana (20). Afriadi mengalami itu saat bersama rekan-rekannya saat aksi demonstrasi menolak UU TNI.
 
Afriadi menceritakan peristiwa yang dialaminya pada Kamis (27/3/2025). Saat itu dia bersama BEM se Kota Pematangsiantar melakukan aksi menolak UU TNI di depan Kantor DPRD Kota Pematangsiantar.
 
"Pas dorong-dorongan aku langsung dijambak, langsung dipiting, lalu diseret-seret Satpol PP," kata Afriadi Lesmana saat dihubungi.
 
Saat diseret-seret, Afriadi mengaku tidak sadar jika pria yang memukul bagian lengannya adalah anggota DPRD. Dia mengetahui itu setelah diperlihatkan rekaman video.
 
"Iya (ada dipukul RM) di bagian lengan, aku pun nggak sadar juga itu (RM anggota DPRD) waktu diseret-seret, lalu kawan-kawan dari media menunjukkan video itu, makanya tahu kalau itu anggota dewan dari Partai NasDem," ucapnya.
 
Afriadi bersama 2 temannya diamankan saat demo kemudian dikasih keluar setelah negoisasi. Pihaknya berencana melaporkan aksi pemukulan RM itu ke Polres Pematangsiantar.
 
"Itu dari BEM sedang melakukan pelaporan di Polres Pematangsiantar, nanti aku kasih tahu (kalau sudah ada laporan polisinya)," tutupnya.
 
Ia mengaku dipukul saat sedang diamankan petugas Satpol PP. "Pas dorong-dorongan aku langsung dijambak, langsung dipiting, lalu diseret-seret Satpol PP," katanya.
 
Saat dibawa petugas Satpol PP itu, Afriadi mengatakan ada yang memukulnya di bagian lengan. Namun dia awalnya tidak mengetahui jika pelaku pemukulan itu adalah anggota DPRD.
 
"Iya (ada dipukul RM) di bagian lengan, aku pun nggak sadar juga itu (RM anggota DPRD) waktu diseret-seret, lalu kawan-kawan dari media menunjukkan video itu, makanya tahu kalau itu anggota dewan dari Partai NasDem," tuturnya.
 
Afriadi bersama 2 temannya diamankan saat demo kemudian dibolehkan pulang setelah negosiasi. Pihak BEM berencana melaporkan aksi pemukulan RM itu ke Polres Pematangsiantar.
 
"Itu dari BEM sedang melakukan pelaporan di Polres Pematangsiantar, nanti aku kasih tahu (kalau sudah ada laporan polisinya)," tutupnya.
Sumber : detiksumut 

Post a Comment

0 Comments