Gunung Marapi meletus, Kamis
(3/4/2025).@Beritasatu.com/Delfi Neski
MAJALAHJURNALIS.Com (Padang)
- Gunung Marapi di
Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat kembali meletus, Kamis
(3/4/2025). Masyarakat dan pendaki dilarang beraktivitas dalam radius 3
kilometer dari Kawah Verbeek. "Terjadi erupsi Gunung Marapi
pukul 07.12 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.500 meter di atas
puncak," kata petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi Ahmad
Rifandi Datuak Malano. PGA melaporkan kolom abu Gunung Marapi
berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur. Erupsi Gunung
Marapi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum milimeter serta
berdurasi sekitar 1 menit 9 detik. Saat ini, aktivitas vulkanik Gunung
Marapi masih berada pada status level II atau waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana
Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi, di antaranya masyarakat,
pendaki, atau pengunjung diminta tidak memasuki atau berkegiatan di wilayah
radius 3 kilometer dari pusat erupsi atau Kawah Verbeek Gunung Marapi. Selain itu, PVMBG mengimbau masyarakat
yang bermukim di sekitar lembah, aliran, atau bantaran sungai-sungai yang
airnya berhulu di puncak Gunung Marapi selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya
banjir lahar hujan yang dapat terjadi, terutama saat musim hujan. Kemudian, jika terjadi hujan abu, masyarakat
di sekitar Gunung Marapi diimbau menggunakan masker penutup hidung dan mulut
guna menghindari gangguan saluran pernapasan akut (ISPA). Sumber : Beritasatu.com
0 Comments